Yang Tersisa dari Idul Adha 1435H

Yang tersisa dari Idul Adha 1435H kemarin adalah tujuh kantung daging sapi dan kambing. Dengan sepenuh hati akhirnya kami memutuskan untuk mengadakan makan besar di hari ini, Ahad.

1

Atas: Mau Makan Seperti Mau Main Bola. Berdiri dari Kanan: Jahdan, Mufti, Fajri, Hanif. Duduk dari Kanan: Akbar, Kholis, Very, (a) Eko (b) Saya, Erland. Bawah: Makanan Siap Santap

Semua sibuk dengan urusan belanja, pinjem panci -maklum kos-, nyiapin bahan selepas shalat shubuh dan baca Al-Qur’an. Intinya, heboh :). Tugas tentu kami bagi. Continue reading

Sawang-Sinawang: Perbedaan Rasa dan Sudut Pandang

Dalam bahasa Jawanya sawang-sinawang. Sawang artinya melihat. Sinawang artinya balik melihat. Kalau digabungkan, sawang-sinawang berarti saling melihat. Hanya saja konteks penggunaannya yang berbeda. Sawang-sinawang tidak hanya sekedar melihat dengan mata apa yang terekspos (tampak luar) tetapi dapat merefleksikan pada sesuatu yang lain yang juga melekat pada diri seseorang, pekerjaan misalnya.

Masyarakat kita telah terbiasa dengan penilaian yang bersifat eksplisit, tampak luar. Penilaian yang bersifat subyektif, tanpa melihat sisi dalam dari siapa dan apa yang dinilai. Continue reading

Ada Banyak Cara Tuhan Kita Menegur

  • Ada banyak cara Tuhan kita menegur
  • Ada yang terpeleset lalu kebentur
  • Ada yang tidak terpeleset tapi tafakkur
  • Namun, semuanya harus bersyukur
  • Ada banyak cara Tuhan kita menegur
  • Mau halus, sedikit kasar, sangat kasar, tetap harus bersyukur
  • Semuanya itu agar kita teratur
  • Tak lagi sombong, ujub, apalagi kufur
  • Ada banyak cara Tuhan kita menegur
  • Alih-alih berdoa agar tegurannya bukan kena sampur
  • Alih-alih berharap agar tegurannya bukan kecebur sumur
  • Alih-alih berlindung agar tegurannya bukan guntur
  • Ada banyak cara Tuhan kita menegur
  • Agar kita semangat, tidak futur
  • Agar kita sadar, tidak keblandur
  • Agar kita mawas, tidak ngawur
  • Ada banyak cara Tuhan kita menegur
  • Banyak istighfar agar hati menjadi subur
  • Banyak istighfar agar jiwa tidak takabbur

-dar-

Sihir wal Santet. Masih Adakah di Era SocMed?

Agak sedikit mistis memang judulnya. Seputar sihir dan santet. Mengapa mendadak saya menulis tentang sihir dan santet? Tentu beralasan.

Ilustrasi: Boneka tertusuk jarum Sumber: http://www.nonstop-online.com/

Oke. Saya adalah Lare Osing (LaRos). Suku asli Banyuwangi. Teman-teman mungkin pernah mendengar bahwa Banyuwangi terkenal dengan Santetnya. Ampuh. Continue reading

Dahriyah

Adalah sebuah istilah yang pertama kali saya dengar dan baca. Maklum bukan ahli ilmu, tapi masih dalam tahapan thalabul ilmi (penuntut ilmu) sehingga banyak istilah-istilah dalam agama Islam ini yang telah lama dikenal, namun saya baru mengenal. Salah satunya ini, Dahriyah.

Ilustrasi: dedaunandotnet.files.wordpress.com

Dahriyah. Sepintas seperti nama seorang perempuan, tentunya bukan nama perempuan masa kini. Dahriyah seperti nama perempuan kuno. Jika dikaitkan dengan usia, mungkin pemilik nama Dahriyah seusia jompo, 60 atau 70 tahunan. Continue reading