Dia, Ibu, Bukan Klise

Wanita itu bernama Ibu,

Klise…!
Sajaksajak untuknya terlalu klise
Hanya mengenang dikenang dan kenangan
Sedangkan bakti untuknya:
Niatan
Impian
Khayalan
Faktanya:
Tercampakkan

Klise…!
Puisipuisi untuknya terlalu klise
Menyanjungnya memujanya melambunglangitkannya
Sedangkan sikap untuknya:
Keluhan
Cemberutan
bahkan
Bentakan
Faktanya:
Terhinakan

Klise…!
Syairsyair untuknya terlalu klise
Padahal sederhana inginnya:
Perhatikan bukan dibiarkan
Dengarkan bukan ditinggalkan


Merdekalah aku dan kalian
Jika:
Restunya senantiasa di hadapan
Tangannya senantiasa ditengadahkan
Bibirnya senantiasa mendo’akan, kebaikan


Bukan klise…!
Cinta kasih sayangnya ‘tuk kita

Dan wanita itu hanya disebut Ibu.

-dar-

Bangil, 28 Dzulhijjah 1435/23 Oktober 2014

Ketika Burger Syaikh Al-Kulineriah Menyapa Relung Pencernaanku

Sangat alay judulnya. Tak apa yang penting saya suka. 🙂

Burger menjadi kudapan yang memikat hati saya untuk beberapa pekan terakhir. Meskipun dalam sebulan ini saya hanya membeli dua burger saja, satu burger punyanya Tacoz dan satu lagi dapat gratisan dari seorang Syaikh di Malang yang kami biasa memanggilnya “Syaikh Al-Kulineriah”. Artinya, 1 beli, 1 gratis. Hehe

Slide2

Saya termasuk yang paling pemilih dalam hal makanan. Kalau ada teman yang bilang, “Ga enak gapapa, yang penting mahal.” –benarbenar salah fatal nih motonya-, namun berbeda dengan saya, “Yang penting enak, meski murah meriah.” –klo moto ini disukai anak2 kos-. Continue reading

Alasan Mengapa Pengendara Motor Ngebut

Slogan “Ngebut Benjut!” yang sering kita dapati di jalan-jalan, terutama gang-gang yang gak terlalu lebar tapi tetap dilalui kendaraan bermotor sudah out of the box. Slogan itu ternyata tidak memberikan dampak yang signifikan kepada para kebuters :). Alih-alih benjut, ditegur sama warga sekitar juga enggak. Apalagi sekarang, zamannya zaman cuek, “elo ya elo.. gue ya gue..“. Semua serba terserah kamu! Sekarang yang lagi tren adalah slogan penuh kasih sayang seperti ini:

lebih enak dilihat dan dibaca 🙂

Tak hanya slogan-slogan yang senada dengan itu, warga juga telah berusaha –kata Cak Lontong, “Miiikiiirr..!!!”– dengan membuat polisi tidur di beberapa titik jalan. Hasilnya beberapa kebuters terpaksa kurangi gigi dan gas untuk lolos dari polisi tidur. –Teman-teman tau kenapa kok gundukan di jalan-jalan disebut polisi tidur? jangan menjawab karena bentuknya mirip dengan perut para  polisi lho ya 🙂 mblendisContinue reading

Terlampau Pe-De dan Terlampau Bangga Diri, Hasilnya Binasa

Pernah dengar istilah ini ?

Yang namanya rezeki itu nggak bakalan ke mana

Apalagi rezeki itu berupa sebuah kitab yang udah terlanjur kita beli, eh.. ternyata uang kita dibalikin dan dikatakan, “Udah ada yang bayarin Pak. Jadi, uangnya segera dikembalikan.” Waahhhh.. jadi melted sekali hati ini, terharu.. Alhamdulillah, dapat gratisan Kitab, tebel dan rada “mahal” pula. Ya itu yang namanya rezeki. Dia nggak bakalan lari kalau sudah Allah ta’ala tentukan jika barang itu akan menjadi hadiah buat kita. Betul? 🙂

medium_132_201409301412087018Fikih-Sirah-Nabawiyah

Buku Gratis.. Alhamdulillah..

Bukan kitab gratisan sebenarnya fokus tulisan saya kali ini, tapi permasalahan yang masih ada kaitannya dengan rezeki, nikmat atau karunia dari Allah ta’ala yang diberikan kepada kita.

Continue reading

Allah Ta’ala Senantiasa Ingat Perjuangan Para Hamba-NYA: Refleksi QS. Maryam: 64

Muslim mana yang tidak tahu dengan Ilmu Tafsir Al-Qur’an? Sebuah ilmu yang sangat lengkap. Ilmu yang di dalamnya mencakup semua hal. Akidah, tauhid, fikih, hukum-hukum, nasehat, sirah nabi, dan kisah-kisah, semua hal itu ada di dalam ilmu tafsir.

QS. Maryam: 64Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah –rahimahullah- yang akhir hidupnya di penjara fokus ke Al-Qur’an yang kemudian Allah ta’ala membukakan baginya banyak hal tentang Al-Qur’an. Continue reading